POSISI
STRATEGIS UKM BAGI PEREKONOMIAN INDONESIA
Ukm
(usaha kecil menengah) memang sedang digalakan karena dapat mendongkrak
perekonomian rakyat Indonesia menjadi lebih baik. Ukm sendiri mempunyai posisi
yang strategis dan sebagai pelaku bisnis yang tidak bias dipandang sebelah
mata. Ukm juga menyerap banyak tenaga kerja sehingga sangat membantu pemerintah
dalam menumpas kemiskinan dan pengangguran. Oleh karena itu, keberadaan ukm
harus didukung penuh oleh pemerintah karena ukm secara langsung memberikan
dampak positif bagi perekonomian rakyatnya.
Beberapa
keunggulan usaha kecil dibandingkan usaha besar antara lain :
1.
Inovasi
dalam teknologi dapat dengan mudah dilakukan dalam upaya pengembangan produk.
2.
Hubungan
kemanusiaan yang akrab di dalam usaha kecil.
3.
Kemampuan
menciptakan kesempatan kerja yang cukup banyak atau penyerapannya terhadap
tenaga kerja cukup tinggi.
4.
Fleksibilitas
dan kemampuan menyesuaikan diri terhadap kondisi pasar yang berubah dengan
cepat dibanding dengan perusahaan skala besar yang pada umumnya birokratis.
5.
Terdapatnya
dinamisme manajerial dan peranan kewirausahaan.
Dari
keunggulan-keunggulan tersebut, yang paling menonjol adalah adanya kemampuan
penyerapan tenaga kerja. UKM memang mempunyai fleksibilitas yang lebih besar
daripada USB (Unit Skala Besar). Hal ini disebabkan karena dalam pengambilan
keputusan dan inovasi, USB lebih sering terhambat oleh birokrasi dan kaku. Bagi
orang-orang yang kreatif dan inovatif, hal demikian kurang menarik dan terdapat
kecenderungan mendirikan usaha sendiri.
Kontribusi besar ukm dan kendalanya
UKM
juga menjadi pusat perhatian karena kontribusinya yang besar dalam perekonomian
riil. Akan tetapi UKM sering menghadapi kendala-kendala dalam mempertahankan
atau mengembangkan usaha (bisnis).
Kendala
tersebut antara lain seperti kurang pengetahuan pengelolaan usaha, kurang
modal, dan lemah di bidang pemasaran. Selain itu, kondisi pasar yang dihadapi
UKM adalah situasi pasar yang monopolistik yang juga merupakan sebuah masalah
tersendiri sehingga menyebabkan UKM sulit berkembang.
Untuk
mengatasi semua masalah itu UKM harus memiliki strategi bisnis yang tepat.
Strategi bisnis yang perlu diambil antara lain adalah sebagai berikut :
1.
Untuk
mengembangkan usaha kecil perlu dipelajari terlebih dahulu ciri-ciri definisi/pengertian
dan kelemahan-kelemahan serta potensi-potensi yang tersedia serta
perundang-undangan yang mengaturnya.
2.
Di
badan usaha tersebut diperlukan bantuan manajerial agar tumbuh inovasi-inovasi
mengelola usaha kecil berdampingan dengan usaha-usaha besar.
3.
Secara
vertikal, dalam sistem gugus usaha, usaha kecil bisa menjadikan diri
komplemen-komplemen usaha bagi industri perusahaan produsen utama. Untuk itu
diperlukan suatu strategi usaha kecil menjalin kerja sama komplementer dengan
usaha-usaha besar.
4.
Kerja
sama bisa berbentuk koperasi dan secara bersama-sama beroperasi masuk dalam
usaha tertentu. Di Indonesia kemitraan usaha yang berbentuk koperasi merupakan
strategi bisnis yang sangat penting, sehingga pemerintah menganggap perlu
membentuk departemen khusus untuk menangani UKM dan Koperasi.
Dengan
demikian, diharapkan peranan UKM dalam perekonomian di tanah air semakin baik
dan signifikan seiring dengan perkembangan Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar