Selasa, 04 Oktober 2016

Isu-isu Dalam Dunia Bisnis

Isu-isu Dalam Dunia Bisnis

     Isu-isu dalam dunia bisnis selalu menjadi bahan perbincangan bagi para pebisnis yang selalu hangat apalagi yang bersifat global pasti akan mempengaruhi jalannya usaha. Dari isu-isu tersebut dapat diambil langkah pencegahan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam usahanya. Contohnya isu-isu yang selalu hangat yakni:

1. Harga minyak mentah dunia yang naik karena kelangkaan
     Harga minyak dunia yang naik pasti mempengaruhi dunia usaha global karena minyak mentah seakan seperti darah perekonomian dunia. Jika harga minyak dunia naik dan terjadi kelangkaan, pasti semua kebutuhan akan naik seperti bahan baku, proses produksi, proses distribusi, dll. 
     Maka dari itu, pebisnis harus mengambil langkah dengan cepat agar tidak terlalu merugi seperti menggunakan bahan energi pengganti minyak dan mengurangi produksi agar biaya produksi dan distribusi tidak terlalu besar lagi pula daya beli masyarakat juga berkurang akibat kejadian tersebut.

2. Mata uang asing khususnya Dollar AS yang menguat
     Mata uang dollar seakan seperti acuan negara kita, jika level dollar AS menguat dan Rupiah menciut maka Rupiah akan semakin terpuruk dan mengakibatkan perekonomian negara ini bisa terganggu. 
     Pemerintah dan pihak swasta harus bekerja sama agar tidak terjadi inflasi. Pemerintah harus mengambil langkah agar para pengusaha dalam negri tidak sampai merugi besar apalagi tutup dan rakyat tidak terkena inflasi yang sangat merugi.

3. Terjadinya kelangkaan bahan baku dalam maupun luar negri
     Hal yang memjadi permasalahan selanjutnya adalah kelangkaan bahan baku produksi. Produksi akan terhambat dan mungkin akan terjadi kenaikan biaya produk karena kelangkaan. Pemasok pasti mematok harga tinggi dan mempunyai suplai yang kurang.
     Langkah pengusaha dalam menyikapi hal tersebut seperti mengurangi produksi atau mengganti bahan baku.

4. Perilaku maskyarakat
     Pengusaha harus selalu melihat perilaku masyarakat nasional maupun global agar produknya diminati konsumen dan mampu bersaing di pasar global.
     Namun ada juga pebagian perusahaan yang mempertahankan dasar produknya seperti perusahaan kopi yang mempertahankan kualitas klasiknya karena dinilai produk dasarnya sudah sangat ideal. Namun juga ada yang mengikuti perilaku masyarakat seperti perusahaan smartphone SAMSUNG yang meralih ke sistem android yang diminati dan fitur produknya yang mengikuti perkembangan zaman.
     Sebagian perusahaan yang berpegang teguh pada pendirian produknya namun harus gagal karena tidak menghiraukan perilaku masyarakat seperti perusahaan BLACKBERRY  dan NOKIA yang mempertahankan fitur produknya karena mereka berfikir dimasa sebelumnya produknya selalu menjadi idola konsumen. Namun konsumen menginginkan yang lebih baik guna mempermudah hidup, jadi mereka harus gagal karena produknya yang tidak sesuai selera konsumen saat ini.

5. Kebijakan pemerintah
     Kebijakan pemerintah tentang dunia usaha selalu menjadi polemik umum dan pr besar untuk para pengusaha. 
     Seperti halnya, pemerintah yang membatasi impor kedelai dan menjadi persoalan pengusaha dalam negri khususnya pengusaha tempe dan tahu karena bahan baku produksinya harus berkurang.



Trend Global Dalam Dunia Bisnis

Trend Global Dalam Dunia Bisnis
1. Bisnis e-Commerce
     Tak bisa dipungkiri, perkembangan dunia teknologi dan informasi saat ini telah mempengaruhi peluang bisnis sebagian besar oran. Bisnis e-commerce ini memang jadi sangat menjanjikan karena semakin bertumbuhnya pengguna internet baik melalui desktop pc ataupun mobilephone atau smartphone.                                                                                                                                                    Situs-situs seperti Lazada, Zalora ataupun Tokopedia mulai menjamur di internet. Tidak hanya itu, semakin pintarnya pengguna internet juga melahirkan agency-agency digital yang menawarkan jasa optimasi mesin pencari atau digital marketing juga meramaikan bisnis e-commerce belakagan ini. Sebuah publikasi dari situs eMarketer menunjukan bahwa sampai tahun 2017 perkembangan pasar e-commerce ASEAN akan bertumbuh pada angka 25%. Angka ini tergolong sangat besar jika dibandingkan dengan Amerika dan Eropa. Oleh karena itu, bisnis e-commerce sedianya masih akan menjadi primadona di tahun 2016.
2. Jasa angkutan dalam kota
     Permintaan akan jasa transportasi yang dinamis, cepat dan dapat diandalkan semakin meningkat tiap tahunnya terutama di kota-kota besar yang kental dengan suasana macet. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya kesadaran akan menggunakan transportasi umum di kalangan masyarakat.                  Contoh yang paling nyata adalah semakin banyaknya masyarakat yang mengunduh dan menggunakan aplikasi-aplikasi jasa angkutan umum seperti Gojek, Grab Taxi dan sejenisnya. Tidak hanya itu, animo para pengemudi dalam mendaftarkan diri sebagai bagian dari bisnis jasa angkutan tersebut membuat kedepannya jasa angkutan akan memiliki potensi bisnis yang besar.
3. Bisnis di Bidang Pariwisata     Tidak dipungkiri taraf hidup makin tinggi dan semakin banyak orang yang menyadari pentingnya atau merasa bahwa berwisata adalah kebutuhan. Bisnis travel menjadi salah satu opsi bisnis yang bisa Anda lirik sebagai bisnis di tahun 2016. Dari banyaknya pengunjung di setiap pameran wisata yang diselenggarakan berbagai pihak baik dari pemerintahan atau perusahaan jasa angkutan, menggambarkan bahwa bisnis di bidang pariwisata adalah salah satu bisnis yang memiliki jumlah potensi pasar yang sangat banyak dan luas.                                                                                                    Meskipun ekonomi yang tengah menurun, data dari Kementerian Pariwisata menunjukan bahwa terjadi kenaikan jumlah wisatawan di tahun 2014 meski dengan jumlah yang kecil. Namun hal ini mengindikasikan bahwa, peunurunan kondisi ekonomi ternyata tidak terlalu mempengaruhi potensi pasar bisnis di bidang pariwisata. Bisnis di bidang pariwisata sendiri punya banyak cakupan – apakah Anda sebagai planner, penyedia tiket transportasi, penyedia tempat wisatanya sendiri dan sebagainya. Silakan pilih yang sesuai dengan Anda.
4. Food and Beverage
     Ini adalah bisnis klasik yang sepertinya tidak akan kehilangan pasar meskipun zaman dan kondisi ekonomi berubah setiap waktu. Makanan adalah kebutuhan primer setiap manusia dan setiap manusia senang sekali bereksplorasi soal rasa dan beragam wujud makanan. Hampir setiap tahun ada saja jenis makanan baru atau makanan dari suatu daerah tertentu yang belum terlalu dikenal kemudian ‘diangkat’ ke permukaan.                                                                                                                                Setiap tahun ada banyak bisnis waralaba baru yang bahkan merupakan makanan khas yang mengandung nilai sejarah dan sebagainya. Ingat saja prinsipnya: Makanan yang enak dan / atau punya ‘fans fanatik’ pasti bisa bertahan. Anda bisa memulai bisnis kuliner di tahun 2016 dengan beragam ide makanan yang memanjakan perut ini. Coba perhatikan makanan-makanan khas atau Anda punya resep sendiri? Silakan mencoba.
5. Advertising dan Publishing
    Periklanan sedang marak di dunia global dan bisnis ini adalah bisnis yang sangat menjanjikan karena hampir semua bisnis yang telah disebutkan di atas butuh promosi. Yang lebih menariknya lagi adalah biaya promosi dari suatu usaha biasanya bahkan memakan dana cukup banyak. Jadi, Anda bisa bayangkan berapa banyak yang diperoleh orang-orang advertising dan publishing? Apalagi jika Anda bisa berpikir kreatif dan punya konsep yang tidak konvensional, hmm. Pasarnya akan jauh lebih banyak lagi yang bisa Anda kuasai dan Anda bisa bersaing dengan para kompetitor lainnya. Tidak harus media besar, melalui blog yang dibangun secara profesional juga bisa sebagai media publishing yang menguntungkan.
6. Start up technopreneur
     Semakin berkembangnya inovasi di bidang teknologi dan informasi ternyata juga mempengaruhi perkembangan bisnis. Rupanya ini adalah suatu celah dan kesempatan yang dapat dimanfaatkan banyak pengembang aplikasi atau sebut saja technopreneur. Saat ini semakin banyak permintaan pembuatan aplikasi untuk menunjang kegiatan perusahaan. Apakah itu aplikasi untuk mengelola SDM, aplikasi untuk mengelola keuangan atau aplikasi lainnya yang bersifat M2M. Belum lagi semakin banyak kota-kota di Indonesia yang mulai menerapkan konsep smart city. Sehingga tahun 2016 bisa menjadi tahun para technopreneur dalam mengembangkan sayap bisnisnya dengan inovasi-inovasi yang dapat mereka buat.
7. Business Consulting
     Kondisi perekonomian dunia yang tidak menentu membuat banyak pengusaha, terutama yang usahanya sedang berkembang, membutuhkan sebuah jasa konsultasi bisnis. Konsultan bisnis menyediakan konsultasi manajemen untuk membantu organisasi meningkatkan kinerja dan efisiensi. Para profesional ini menganalisis bisnis dan menciptakan solusi dan juga membantu perusahaan memenuhi tujuan mereka.

Resiko-resiko Bisnis

Resiko-resiko Bisnis

     Resiko-resiko dalam bisnis ada banyak sekali dan pasti ada bahkan hampir semua pebisnis pernah mengalaminya dan itu yang membuat bisnis mereka kuat dan mampu bersaing. Resiko bisnis dilihat dari lingkungannya terbagi menjadi 2 yakni:

1. Resiko Bisnis Internal
      Resiko bisnis internal adalah resiko yang timbul dari dalam usaha itu sendiri dan bersifat langsung. Contoh resiko bisnis internal adalah:
 - Kehilangan pendapatan dan modal karena konsumen tidak membayar piutangnya
 - Mengalami kerusakan atau kehilangan peralatan karena pegawai yang lalai bekerja atau tidak              terampil
 - Kehilangan kepercayaan konsumen karena pelayanan yang buruk, barang dan jasa yang tidak              sesuai, harga yang tidak sesuai, kualitas buruk, dan waktu pengiriman yang tidak sesuai. Jika ini          terjadi, maka perusahaan akan sulit mendapatkan kepercayaan konsumen kembali bahkan sulit            mencari konsumen yang baru.
 - Kehilangan karyawan yang hebat karena ketidak-adilan pimpinan atau kebijakan perusahaan yang     membuat kecewa para karyawannya. 
 - Barang dan jasa yang tidak diterima oleh konsumen karena tidak sesuai perilaku konsumen, tidak       amannya suatu produk, memberikan dampak negatif, dan tidak memiliki nilai ekonomis.

2. Resiko Bisnis Eksternal
     Resiko bagi lingkungan bisnis yang bersifat eksternal adalah resiko yang timbul dari menjalankan bisnis dan berdampak pada kelangsungan bagi lingkungan luar bisnis itu sendiri. Resiko bisnis eksternal diantaranya:
 - Resiko lingkungan hidup, para pebisnis harus melihat sisi lingkungan agar alam tidak rusak.                contohnya sebuah pabrik mebel membutuhkan banyak bahan mentah berupa kayu nah kayu itu            yang harus dipertimbangkan para pebisnis agar tidak merusak alam. 
 - Resiko sosial budaya yakni resiko yang timbul karena pendirian sebuah usaha yang mempengaruhi    struktur masyarakat. Contohnya masyarakat yang semula bekerja sebagai petani harus beralih              menjadi pegawai pabrik.
 - Resiko Perekonomian Masyarakat dan Negara adalah resiko bisnis yang terjadi karena sebuah            kesalahan manajemen di internal perusahaan dan menimbulkan dampak perubahan perekonomian      masyarakat dan negara. Akibat dari resiko ini adalah memburuknya kondisi perekonomian akan          mengakibatkan daya beli masyarakat menurun. Kondisi ekonomi makro yang buruk akan                    berpengaruh terhadap kegiatan usaha bisnis.






Senin, 03 Oktober 2016

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Lingkungan Bisnis

1. Lingkungan Bisnis
      Lingkungan  bisnis adalah tempat dimana bisnis berjalan secara langsung maupun tidak langsung dan mempengaruhi arus bisnis suatu organisasi atau perusahaan. Lingkungan bisnis dibagi menjadi 2 yaitu: 

A. Lingkungan Eksternal
      Lingkungan Eksternal adalah lingkungan luar produksi yang bekerja secara tidak langsung terhadap kegiatan produksi suatu perusahaan atau organisasi. Lingkungan eksternal bisa mencangkup aspek yang berkenaan tentang perilaku masyarakat dan pengaruh umum yang bersifat dari luar. 
      Perilaku masyarakat dapat menjadi faktor arah tujuan perusahaan untuk membuat produknya diminati sesuai tren atau mode saat itu contohnya pakaian, pakaian cenderung cepat berkembang olehkarena itu perusahaan harus mengikuti mode agar dapat bersaing dengan kompetitor dan berusaha memuncaki pasar nasional maupun global. Lingkungan eksternal dibagi menjadi 2 yaitu Lingkungan Mikro dan Lingkungan Makro.

  •       Lingkungan Makro
        Lingkungan Makro dimana perusahaan hanya bisa merespon lingkungan diluar perusahaan. Lingkungan makro bersifat luas karena bisa mencangkup beberapa aspek seperti hukum politik, sosial budaya, dll yang bersifat global. Lingkungan makro mencangkup faktor faktor yang mempengaruhi seperti:
- Lingkungan teknologi     - Teknologi dan Informasi
- Lingkungan ekonomi
- Lingkungan bisnis
- Lingkungan Global
  •     Lingkungan Mikro
      Lingkungan Mikro adalah lingkungan langsung yang mempengaruhi kondisi perusahaan terhadap produksi dan mempengaruhi Opportunity (peluang pasar) dan Threat (ancaman dari luar).
      Faktor yang mempengaruhi lingkungan mikro yakni:
- Pemegang Saham            - Pemasok
- Pesaing                            - Konsumen
- Publik                              - Kreditor
- Pemerintah                      - Pereantara


B. Lingkungan Internal

    Lingkungan Internal adalah lingkungan langsung yang berada di dalam kegiatan produksi dan sangat mempengaruhi jumlah produksi. Jika dalam lingkungan internalnya bagus, maka hasil produksi pun akan meningkat karena diminati konsumen bahkan dapat memuncaki pasar global. Faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan produksi dari segi lingkugan internal:

  • Tenaga Kerja
     Tenaga kerja adalah aspek internal yang dapat mempengaruhi faktor produksi. Jika suatu perusahaan mempunyai tenaga kerja yang baik dan kuat maka produksi akan meningkat, oleh karena itu maka perusahaan harus melakukan pelatihan khususnya untuk karyawan baru, melakukan sosialisasi visi dan misi perusahaan, serta memberikan sesuatu yang membuat karyawan semangat dalam bekerja.

  • Peralatan dan Mesin

     Peralatan dan mesin termasuk aspek penting dalam produksi karena dapat meningkatkan jumlah produksi secara efisien. Sekarang, hampir semua perusahaan menggunakan mesin dan perlatan canggih untuk menghemat waktu, tenaga, dan biaya. Namun secanggih apapun mesin dan peralatan, tetap lah perusahaan memerlukan karyawan karena pada hakikatnya mesin bisa berjalan jika ada dorongan dari manusia. 

  • Pemodal
     Pemodal atau investor juga mempengaruhi karena semakin besar modal maka perusahaan akan meningkatkan kualitas produksi dan menamah jumlah prosuksi serta memberikan kesejahreraan bagi rakyat perusahaan baik internal maupun eksternal.

  • Bahan Mentah
    Pada kegiatan produksi pasti membutuhkan bahan mentah dan perusahaan harus mempunyai pemasok bahan mentah yang baik dan kualitas, bahan yang sempurna guna meningkatkan kualitas produksi. Perusahaan juga harus menjalin kerjasama dengan pemasok agar mendapatkan pelayanan yang baik serta bisa mendaparkan potongan harga dan barang yang dikhususkan untuk perusahaan.

  • Metode
    Metode yang dimaksud adalah metode produksi dimana harus memakai metode yang baik agar kualitas barang yang baik pula. Contohnya perusahaan makanan, biar pun perusahaan makanan tersebut memakai peralatan dan mesin yang canggih namun tersesan jorok karena jarang dibersihkan itu dapat memperburuk kualitas produksi.

  • Pimpinan dan management
   Pimpinan dan management adalah sebagai penggerak perusahaan dan harus berfikir bagaimana perusahaan itu dapat bersaing. Pimpinan harus dekat dengan seluruh pegawai perusahaan agar terjalin kerjasama yang baik guna mencapai tujuan perusahaan. Contohnya pimpinan harus sering turun mengecek lapangan dan tidak boleh membuat kecewa seluruh pegawainya seperti pemberian gaji dan bonus yang tidak terlambat.

    Dari penjelasan di atas, maka seluruh aspek dalam lingkungan internal harus saling bekerja sama guma mencapai tujuan perusahaan atau organisasi.